Satpol PP Humbahas Cekcok dengan Guru dan Merokok di Sekolah

Guru SMAN 1 Doloksanggul saat berdebat dengan sejumlah petugas Satpol PP dan ada yang merokok (gambar dilingkari). (foto : Trendy)

Humbahas, hetanews.com - Beberapa petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas) berniat ingin melakukan razia bolos di lokasi sekolah Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Doloksanggul, pada Kamis (10/8/2017).

Namun niat tersebut urung dilakukan karena diduga akan mengganggu proses belajar mengajar. Pasalnya kehadiran para petugas Satpol PP mendapat penolakan dari guru piket yang bertugas pada hari itu. 

Hal itu diterangkan oleh salah seorang guru yang tidak ingin dipublikasikan di sekolah tersebut.

Petugas Satpol PP Humbahas dan ada yang memegang rokok.  (foto : Trendy)

"Mereka memang permisi, tapi datang ramai-ramai langsung sweeping, jadi kami guru komplain, karena akan mengganggu konsentrasi belajar siswa/i di sini," terangnya.

Ditambahkannya, komplain tersebut mereka lakukan karena salah seorang oknum petugas Satpol PP ada yang merokok di areal sekolah tersebut.

"Apalagi ada dari antara mereka yang sweeping sambil merokok, hal ini tentunya sangat menyalahi peraturan. Di areal sekolah ini ada aturan bebas asap rokok, terutama mereka sebagai petugas yang seharusnya memberi contoh yang baik kepada siswa/i," ujarnya. 

Petugas Satpol PP yang merokok di lingkungan SMAN 1 Doloksanggul. (foto : Trendy)

Para petugas Satpol PP juga diduga merendahkan tugas para guru yang didominasi oleh guru wanita dengan menyebut mereka (guru) sebagai 'ina-ina' atau mamak-maka. 

"Mereka akhirnya pergi, namun kami sebagai guru merasa terlukai karena disebut ina-ina. Salah seorang dari petugas itu mengatakan kepada temannya, ‘ayolah pergi, tidak ada artinya melawan ina-ina’, padahal kami berbicara sebagai guru," katanya menirukan ucapan petugas tersebut. 

Sementara, pihak Satpol PP belum bisa dikonfirmasi sekaitan petugas yang merokok di lokasi sekolah, dikarenakan sudah meninggalkan lokasi saat awak media tiba. 

Penulis: Trendy. Editor: Aan.