PT PLN Rayon Kota Siantar akan Blacklist CV Sintong sebagai Rekanan

Supervisor teknis PT PLN (Persero) Rayon kota Siantar, Alton Tambunan, Jumat (28/7/2017) sekira pukul 11.30 WIB, diruang kerjanya, dikonfirmasi terkait tidak patuhnya CV Sintong dalam melaksanakan proyek PT PLN Rayon kota Siantar.

Siantar,hetanews.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) rayon kota Siantar akan mendaftar hitamkan (blacklist) nama CV Sintong, pimpinan Jhon Hutapea, beralamat kantor di jalan Kompi, kelurahan Bukit Sofa, kecamatan Siantar Sitalasari, kota Siantar, sebagai rekanan. 

Hal itu disampaikan supervisor teknis PT PLN (Persero) Rayon kota Siantar, Alton Tambunan, Jumat (28/7/2017) sekira pukul 11.30 WIB, diruang kerjanya, saat dikofirmasi terkait tidak patuhnya CV Sintong dalam melaksanakan proyek PT PLN Rayon kota Siantar.

"Nanti kita akan telusuri kelapangan, apa jenis trafo yang dipasang. Setelahnya kita akan panggil vendornya. Yang jelas setiap mendirikan tiang beton tempat trafo vendor harus permisi kepada pemilik lahan. Kalau tidak, itu tak dibenarkan," ujarnya.

Menurutnya, PT PLN (Persero) dalam melaksanakan pembangunan jaringan tidak ada keharusan memberikan sosialisasi (ganti rugi) kepada masyarakat. Seperti pembangunan di Kelurahan Siopat Suhu, terkecuali pembangunan jaringan baru.

"Vendornya itu Jhon Hutapea dengan perusahaan CV Sintong, berkantor di jalan Kompi Kelurahan Bukit Sofa. Nanti kita panggil orang itu, kalau terbukti mereka tidak permisi kepada pemilik lahan, maka kita blacklist," imbuhnya.

Tiang beton PT PLN.

Saat ditanya hetanews, apakah nantinya setelah pihak PT PLN (Persero) kelapangan dan menemukan fakta, bahwa tiang beton yang dipajang tanpa permisi dari pemilik lahan akan memberikan ganti rugi?

"Kalau ganti rugi, dirincian anggaran biaya (RAB) tidak ada dituangkan. Tapi kalau ada pemasangan jaringan baru, itu jelas ada ganti ruginya kepada Pemko atau kepada pemilik lahan," terangnya menjawab wartawan.

Bukan program PT PLN (Persero) untuk tidak mengadakan sosialisasi terhadap masyarakat, elaknya. Hanya saja, jika pemilik lahan keberatan, penyisipan tiang jaringan itu tidak bisa dilaksanakan. Atau akan dialihkan, imbuhnya berbelit.

Sementara sebelumnya, menurut pekerja pemajangan tiang beton PT PLN di Lorong 24 Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur kepada salah satu warga kelurahan tersebut, mengatakan bahwa mereka hanyalah pekerja.

Dan sesuai petunjuk pelaksanaan, PT PLN (Persero) tidak harus mengadakan sosialisasi lebih dulu kepada masyarakat sekitar lokasi pembangunan mengingat PT PLN (Persero) adalah perusahaan Negara.

 

Penulis: Zai. Editor: gun.
Komentar 1
  • Glenn Sembiring
    Daerah siantar selatan kelurahan karo merupakan target utama uji coba pemadaman listrik siantar,,, karna ini sudah berlangsung puluhan tahun,,, mohon jangan diskriminasi,...