Mahasiswi Akbid Agatha Siantar "Menghilang", Ada Status Mesra di Facebook

Mahasiswi Akademi Kebidanan Agatha, di Gedung Kampus, Jalan Pdt J Wismar Saragih, Jumat (28/7/2017).

Siantar,hetanews.com - Seorang Mahasiswi Akademi Kebidanan (Akbid) asal kota Siantar dikabarkan menghilang setelah berpesiar dari kampusnya. Kabar itu membuat keluarganya semakin khawatir, setelah menemukan tanda - tanda anak gadisnya diduga dibawa seorang pria yang disinyalir sebagai teman lelakinya.

Asrina Sitindaon, mahasiswi yang masih mengikuti perkuliah di tingkat I semester II Akbid Agatha, Jalan Pdt J.Wismar Saragih, Kecamatan Siantar Martoba, kota Siantar  ini, menjadi buah bibir teman sekampusnya. Pasalnya, ia pergi tanpa kabar selama enam hari.

Menurut Nursinta, terakhir kali Asrina berada di asrama pada Minggu (23/7/2017) lalu. Jadwal pesiar atau hari libur itu, biasanya para mahasiswi Akbid ini diperbolehkan keluar asrama dan kembali pukul 17.00 WIB. Namun di hari itu, Asrina tak kunjung pulang dan pihak kampus pun memberitahukan kejadian itu ke orangtuanya.

"Pas hari minggu itu, katanya dia ke Tebing (Kota Tebingtinggi, Provinsi Sumatera Utara). Tapi pas kami telephone sorenya, gak aktif lagi nomornya," ujar Nursinta, teman sekamar Asrina, di asrama Akbid Agatha. 

Terhitung sejak  hari Minggu hingga hari ini, Jumat (28/7/2017), Asrina tidak kunjung pulang. Bahkan perempuan kelahiran tahun 1998 itu, enggan memberitahukan keberadaanya, keteman sekampus maupun kedua orang tuanya. Sikapnya itu membuat kedua orangtuanya semakin khawatir dan was - was akan peristiwa buruk yang bisa jadi menimpa.

"Nomornya gak aktif. Kami inbox ke FB nya gak dibalas. Terakhir kutelpon dia tadi malam. Tapi gak pernah aktif. Kalau sibuk, masih mending," ujar perempuan yang mengaku boru Aritonang menimpali.

Mahsiswi  kebidanan tingakat II ini menambahkan, selama ini Asrina sudah dianggapnya sebagai adik, karena dirinya lebih senior. Maka tidak heran, dari rasa kenyamanan, Asrina kerap mencurahkan isi hatinya, apalagi terkait persoalan asmaranya. Menurutnya, Asrina baru saja menjalin hubungan tali kasih dengan seorang pria yang bekerja sebagai tukang masak, di sebuah rumah makan.

Hal itu semakin menguat, ketika ditelusuri lewat akun media sosial milik Asrina Sitindaon. Pada akun tersebut terpampang  foto keduanya dengan caption Ragil dan Asrina dan dibubuhi tanggal 25 April 2017 pada gambar tersebut.

Diduga, foto dan tanggal itu adalah hari jadian keduanya (berpacaran). Demikian pula dengan akun seorang  pria Adex Agil yang memiliki postingan yang sama. Namun belakangan akun Adex Agil menghilang dari daftar netizen (deaktif).

"Ada memang cowoknya tapi aku enggak kenal. Kemarin dia (Asrina) sering cerita sama ku. Cowo barunya itu orang Tebing. Kerjanya  tukang masak di rumah makan di Dolok Sanggul. Itu yang ada di facebooknya," ungkap perempuan kelahiran tahun 1997 ini.

Untuk mencari tahu keberadaan Asrina Sitindaon, pihak keluarga datang ke kampus Akbid Agatha untuk memastikan keberadaan putri bungsunya. Kedua orang, teman sekamar Asrina turut dipanggil untuk memberikan keterangan. Dari pertemuan itu terungkap, Asrina dan teman prianya yang diduga pemilik akun facebook Adex Agil, terakhir kali pernah menelephone menggunakan nomor milik saudari perempuannya ke salah seorang temanya, Nursinta.

Pembicaraan via telephone saat itu, keduanya dikatakan masih tinggal bersama, di rumah kakak si pria di Kota Tebingtinggi. Sampai saat ini, upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil. Asrina belum memberitahu keberadaannya, demikian pula dengan nomor yang terakhir kali mereka gunakan. Akhirnya pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polres Siantar guna ditindak lanjuti sesuai hukum berlaku.

 

Penulis: Hug. Editor: gun.