Anggota DPRD Siantar Harus Kembalikan Mobil Dinas

Anggota DPRD Siantar terancam kembalikan mobil dinas.

Siantar, hetanews.com- Anggota DPRD Siantar yang meminjam pakai mobil dinas dari Pemko Siantar harus mengembalikannya. Hal itu mengacu keluarnya PP 18/2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD, akhir Mei 2017, ujar Sekretaris DPRD Siantar, Mahadin Sitanggang, kepada wartawan, Senin (17/07/2017).

Dikatakannya, peraturan itu berbunyi tentang fasilitas mobil dinas hanya diberikan kepada unsur pimpinan, sedangkan anggota DPRD tak lagi mendapatkan fasilitas mobil, namun mendapatkan tunjangan transportasi. 

"Jadi tidak ada pilihan, semua harus mobil yang dipinjam pakai harus dikembalikan ke Pemko. Kecuali unsur pimpinan DPRD yang diatur mendapatkan fasilitas mobil,"kata Mahadin.

Dalam hal besaran tunjangan tranportasi kepada anggota DPRD tersebut, menurut Mahadin, disetarakan dengan harga sewa mobil per bulan di Kota Siantar ini. Dijelaskannya, besaran tunjangan tersebut akan dihitung Tim Apresial yang bakal dibentuk.

"Jadi sesuai dengan PP 24 sebelum PP 18, diatur di sana, bahwa mobil Pimpinan DPRD adalah 2500 CC, sedangkan anggota 2000 CC. Tidak ada disebut merk di sana. Kalau 2000 CC itu seperti mobil Innova lah. Jadi disesuaikan dengan itu. Kemungkinan besarnya Rp 5 atau Rp 6 juta lah per bulan dan dihitung oleh Tim Apresial nantinya. Tapi hanya untuk sewa mobil, tidak untuk perawatan dan BBM,"tambahnya.

Sebelum memberlakukan hal tersebut, Sekwan mengaku, memang saat ini harus dibentuk Peraturan Daerah (Perda). Namun, saat ini, mereka sedang menyusun draft untuk Rancangan Perda (Ranperda) tentang itu.

"Mungkin secepatnya sudah selesailah, dan selanjutnya bisa disahkan menjadi Perda,"katanya lagi.

Mengenai tunjangan lainnya yang bertambah, Sekwan menambahkan, bahwa dalam peraturan tersebut juga ditambahkan tunjangan reses kepada setiap anggota DPRD. "Tunjangan reses itu diperhitungkan melalui Tunjangan Komunikasi Intensif,"pungkasnya.

 

Penulis: BT. Editor: gun.