FK2S2N Siantar Adakan Sosialisasi kepada Orangtua Siswa

Kasi Intel Kejari Siantar, Hary Palar saat memberikan penjelasan kepada orangtua siswa.

Siantar, hetanews.com- Ratusan orangtua siswa yang baru diterima sebagai siswa baru di SMAN 1, SMAN 2, SMAN 5 Siantar tahun ajaran 2017/2018, baik dari dalam dan luar Kota Siantar, mengikuti sosialisasi program sekolah dan Komite Sekolah sesuai Permendikbud No. 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah, di Aula SMKN 2 Siantar, Jalan Sang Naualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Senin (17/07/2017) pagi.

“Kadang-kadang, ada permasalahan di lingkungan sekolah dan dipicu akibat ketidaktahuan tentang permasalahan itu,”kata Darwin Purba, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Siantar-Simalungun Dinas Pendidikan (Disdik) Pemprovsu saat membuka sosialisasi yang diselenggarakan Forum Komunikasi Komite SMA/SMK Negeri (FK2S2N) Siantar.

Selain Darwin Purba, menjadi narasumber dalam sosialisai ini yakni Kasat Binmas Polres Siantar, AKP Yusuf Surbakti, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Siantar, Hary Palar. Juga dihadiri Ketua FK2S2N Siantar, Jansen Napitu dan Sekretarisnya Anton J Siregar serta pengurus lainnya, Kepala SMKN 2 Mansur Sinaga selaku tuan rumah, Kepala SMAN 1 Bona Sihombing, Kepala SMAN 2 Hasbiansyah Sinaga, Kepala SMAN 3 Hinsa Simatupang dan komite sekolah masing-masing.

Kehadiran para orangtua siswa itu sangat diapresiasi Darwin Purba dan merasa bangga, karena sebagian berasal dari luar Kota Siantar. “Kami juga sangat berterimakasih, karena baru dilantik sebagai Kepala UPT pada 9 Juni 2017, FK2S2N sudah melaksanakan sosialisasi dan program itu sangat membantu tugas-tugas UPT ke depan,” tuturnya.

Menurut Darwin Purba, Permendikbud 75/2016 tentang Komite Sekolah yang diterbitkan pada 30 Desember 2016 sebagai pengganti Permendikbud sebelumnya. Pada kesempatan itu, ia menyinggung proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini yang para orangtua siswa berpartisisipasi dan mengharapkan penyelenggaraan PPDB itu disambut dengan positif, meski diakuinya masih ada kekurangan dan akan menjadi bahan pertimbangan bagi penyelenggaraan PPDB berikutnya.

Ketua FK2S2N Siantar, Jansen Napitu dalam laporannya, menjelaskan sosialisasi itu dilaksanakan selama tiga hari pada 17-19 Juli untuk orangtua siswa dari enam SMAN dan tiga SMKN di Pematangsiantar. Sosialisasi bertujuan menjelaskan kepada para orangtua siswa tentang bantuan orangtua siswa terhadap kekurangan dana BOS untuk sekolah, penyediaan seragam sekolah beserta atributnya, baju olahraga, khusus SMK berupa penyediaan baju praktek, penambahan mobiler sekolah, kebersihan sekolah, tenaga harian sekolah dan lainnya.

Selain itu, menurut Napitu, agar masyarakat terutama orangtua siswa jangan salah menafsirkan, berbagai hal itu bukan pungutan liar. “Karena, tiap rapat Komite Sekolah beserta forum komite di tiap sekolah selalu ada pertanyaan mengenai perbedaan sekolah swasta dengan sekolah negeri seperti adanya biaya penebusan ijazah, seragam sekolah, baju olahraga dan lainnya di swasta. Mengapa hal itu tidak ditertibkan seperti di sekolah negeri dan kami mengharapkan pihak UPT, kepolisian dan kejaksaan memberi penjelasan,” ucap Jansen.

Ada beberapa pertanyaan diajukan ketika dua narasumber memberikan penjelasan dan kepolisian menegaskan agar tidak menimbulkan permasalahan, diminta kepada para orangtua siswa agar hadir bila ada rapat komite sekolah dan bila tidak hadir agar mempertanyakan langsung kepada komite sekolah.

 

 

 

Penulis: Ndo. Editor: gun.