Isu Kapolres Cekokin Pengunjung dengan Miras Dibantah

Bobby Purba saat memberikan klarifikasi.

Siantar, hetanews.com- Isu yang menyebutkan pencekokan minuman keras dilakukan Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan terhadap salah seorang pengunjung, bernama Bobby Purba, di salah satu cafe di Simpang Dua, Kecamatan Simaribun, pagi dini hari, Rabu (12/07/2017) dibantah Bobby Purba.

Dia menyebutkan kabar tersebut tidak benar saat ditemui wartawan, di salah satu hotel, Rabu (12/07/2017), Bobby Purba, menceritakan kronologi kejadiannya.

Dia menyebutkan, bahwa kejadian tersebut tidak seperti apa yang diberitakan oleh salah satu media online di Siantar.

"Awalnya begini, saya masuk salah satu kamar (VIP). Nah secara tiba - tiba ada pelayan bilang kalau ada yang mau masuk ke VIP itu. Aah saya kesal dong, terus saya tanya siapa rupanya dia. Tiba-tiba datanglah orang terus bilang engga ada VIP yang besar lagi. Terus saya bilang, siapa kali rupanya, kok kayak gini kali kalian buat aku, karena kebetulan saya lagi menyambut tamu dari Jakarta pada malam itu," ucapnya. 

Mendengar itu, kemudian kata Bobby, dirinya diajak bicara oleh AKBP Marudut Liberty Panjaitan.

"Terus didatangi saya diajaknya duduk bersama, nah saya beli minum. Beliau juga beli minum dan minuman saya tidak diminum beliau. Minuman beliau tidak saya minum. Terus kami cerita - ceritalah sambil kenalan, karena awalnya saya tidak tau, ternyata beliau Kapolres," sebutnya. 

Mendapati soal berita yang beredar tersebut, Bobby membantah hal itu. Dia mengatakan, bahwa berita tersebut tidak benar.

"Enggak ada itu, baik-baik lagi kami ngobrol semalam, pas mau pulang juga masih peluk-pelukannya lagi kami ngobrol, makanya aku kaget ada berita itu," katanya. 

Bobby menyayangkan berita yang muncul tanpa informasi yang jelas dan diragukan kebenarannya.

"Kita harapkan agar memberikan informasi sebenar-benarnya kepada masyarakat, sehingga tidak menimbulkan perspektif yang berbeda di masyarakat," sebutnya. 

Ditanya soal foto tersebut, Bobby menyebutkan, bahwa foto tersebut diambil ketika berada di kosnya.  "Itu mungkin diambil pas lagi di kos, akupun tak tahu siapa yang ngambil karena waktu itu ada 4 orang kawan di sana,"katanya. 

Terpisah, Kapres Simalungun yang dimintai keterangannya terkait hal tersebut, menjawab dengan tersenyum. "Enggak ada itu, cobalah tanya wartawannya yah. Wartawan yang menerbitkan berita itu, dari mana dia mendapat kebenarannya, agar tidak menyampaikan pesan atau informasi yang bodong," ucapnya singkat.

Penulis: Tom. Editor: gun.